by

SEMANGAT NENEK SALIHAH INSPIRATIF BAGI KITA

-Berita, Daerah-890 Views

Way Kanan, – Kisah inspiratif datang dari Way Kanan, sebuah gambaran keteguhan iman yang tak lekang dimakan usia. Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, Nenek Sholehah (78), seorang warga Dusun Suka Pindah Kampung Negeri Ujan Mas, Kecamatan Gunung Labuhan, menjadi mercusuar semangat bagi seluruh jamaah Majelis Taklim Al-IkhlasAl-Ikhlas

Setiap hari Jum’at, saat matahari mulai condong ke barat, langkah ringkih Nenek Sholehah menjadi saksi bisu dari tekad baja. Dengan jalan membungkuk kadang digandeng jamaah lainnya, ia menempuh perjalanan menuju Majelis Taklim, seolah tak mengindahkan beban usia yang telah mencapai hampir delapan dekade.

“Mengaji itu bukan soal kuat atau tidaknya badan, Nak. Tapi soal hati. Selagi nafas masih ada, lakukan, Mudah-mudahan dengan mengaji ini menjadi wasilah kita di akhirat kelak ,” ujar Nenek Sholehah dengan suara parau namun penuh ketenangan, saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Nenek Sholehah tidak hanya berjuang melawan faktor usia. Keterbatasan penglihatan dan pendengaran seringkali menjadi tantangan. Namun, semangatnya yang berapi-api mampu meluluhkan hambatan tersebut.
Di antara para jamaah majelis taklim yang berusia jauh lebih muda, Nenek Sholehah duduk dengan khusyuk. Ia mendekatkan Mushaf Al-Qur’an ke wajahnya, membaca huruf demi huruf surat Yasiin dengan sabar. Kehadirannya bukan sekadar pelengkap, melainkan sumber motivasi yang menghangatkan suasana Majelis Taklim Al-Ikhlas.

Penyuluh Agama Islam Kecamatan Gunung Labuhan yang saat itu hadir bersama kedua rekannya, Sigit Wibowo, Oksi Ajuan F dan Sariyanto menyatakan kekaguman mendalam atas konsistensi Nenek Sholehah.

“Nenek Sholehah adalah contoh nyata bahwa belajar agama itu tidak ada kata terlambat. Ketika anak-anak muda mungkin merasa malas, beliau yang sudah sepuh justru masih mengaji. Semangat beliau adalah ‘tamparan’ lembut bagi kita semua,” ungkap Sigit Wibowo.

Kisah Nenek Sholehah, tambah Sigit lagi. Pengingat bagi kita semua, bahwa cinta kepada ilmu agama dan Al-Qur’an adalah warisan abadi yang harus dijaga.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *