by

Melangitkan Do’a, Permata Tiga Kecamatan di Way Kanan Gelar Istighotsah dan Silaturahmi Akbar

-Berita, Daerah-244 Views

Way Kanan,— Pengajian dan Silaturahmi Akbar yang digelar oleh Jamaah Istighotsah Persatuan Majelis Taklim (PERMATA) Gunung Labuhan berlangsung khidmat. Minggu, 19 April 2026.

Acara yang dipusatkan dikampung Kayu Batu Kecamatan Gunung Labuhan ini diikuti oleh ribuan jamaah dari tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Gunung Labuhan, Kecamatan Kasui, dan Kecamatan Banjit.

Mengangkat tema “Menebar Dakwah, Melangitkan Doa, Mewujudkan Kabupaten Way Kanan sebagai Baldatun Thoyyibban wa Robbun Ghofur”, kegiatan ini menjadi simbol kuatnya ukhuwah Islamiyah dan komitmen bersama dalam membangun daerah yang penuh berkah.

Sebelum memasuki rangkaian sambutan, acara dibuka dengan lantunan istighotsah yang dipimpin oleh para ustad dan penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunung Labuhan. Suasana hening dan penuh kekhusyukan menyelimuti lokasi pengajian ketika doa-doa bersama dipanjatkan untuk keselamatan, kedamaian, dan kemajuan Kabupaten Way Kanan.

Dalam sambutannya, Sunariah, Ketua Persatuan Majelis Taklim (PERMATA) Kecamatan Gunung Labuhan, menyampaikan rasa syukur atas antusiasme jamaah dari tiga kecamatan.

“Hadirin yang kami hormati, PERMATA hadir untuk menebar dakwah dengan cinta. Hari ini kita tidak hanya berkumpul, tetapi kita sedang melangitkan doa untuk seluruh warga Way Kanan. Mari kita buktikan bahwa melalui majelis taklim, perempuan bisa menjadi benteng utama terwujudnya negeri yang thoyyib lagi penuh ampunan,” ujar Sunariah dengan penuh semangat.

Syaidan, Camat Gunung Labuhan, dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif PERMATA yang menggabungkan tiga kecamatan dalam satu forum silaturahmi. Ia menegaskan bahwa pemerintah kecamatan siap mendukung penuh kegiatan keagamaan yang mempererat persatuan.

“Saya melihat langsung betapa besarnya kekuatan doa yang dipanjatkan tadi saat istighotsah. Ini modal sosial yang luar biasa. Mari kita sinergikan antara pemerintah dan jamaah majelis taklim untuk mewujudkan Way Kanan sebagai Baldatun Thoyyibban wa Robbun Ghofur,” tutur Syaidan.

Sambutan paling dinanti datang dari Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah. Dalam pidatonya, ia menyebut bahwa kehadiran ribuan jamaah dari Gunung Labuhan, Kasui, dan Banjit adalah bukti nyata bahwa Way Kanan adalah daerah yang religius.

“Bapak, Ibu, saudara-saudaraku. Ketika para ustad dan penyuluh KUA memimpin istighotsah, lalu diikuti oleh ribuan jamaah yang mengangkat tangan, saya yakin pintu langit terbuka lebar untuk Way Kanan. Tema kita hari ini sangat mulia: Menebar Dakwah, Melangitkan Doa. Insya Allah, dengan tekad bersama, Way Kanan akan menjadi Baldatun Thoyyibban wa Robbun Ghofur – negeri yang baik lagi penuh ampunan dari Allah SWT,” ujar Ayu Asalasiyah disambut gemuruh jamaah.

Ia juga berkomitmen untuk terus memfasilitasi kegiatan majelis taklim sebagai ujung tombak pembinaan moral masyarakat.

Sebelum ceramah dimulai, bupati Way Kanan memberikan santunan dari tabungan akhirat PERMATA kepada kaum duafa.

Puncak acara diisi dengan pengajian dan tausiyah oleh Ustadzah Hj. Nuraini Hidayatulloh, da’iyah kondang asal Lampung Utara. Dengan gaya bicara yang lembut namun menusuk kalbu, ia mengupas tuntas makna “Baldatun Thoyyibban wa Robbun Ghofur”.

“Wahai jamaah PERMATA yang Allah muliakan. Istighotsah yang kita lakukan tadi adalah senjata paling ampuh. Jangan pernah berhenti berdoa untuk bupati kita, camat kita, dan seluruh warga Way Kanan. Jika doa sudah melangit, maka bumi di bawahnya akan menjadi thoyyib – baik, aman, dan penuh berkah,” pesan Ustadzah Nuraini.

Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk mengamalkan dzikir sederhana setelah salat serta menjaga silaturahmi antarkecamatan sebagai perwujudan dakwah yang nyata.

Acara yang berlangsung dari pagi hingga siang itu ditutup dengan doa bersama yang kembali dipimpin oleh para ustad dari KUA Gunung Labuhan. Suasana haru dan khidmat terasa ketika ribuan jamaah mengaminkan doa untuk keselamatan, kemakmuran, dan ampunan bagi seluruh warga Kabupaten Way Kanan.

Panitia mencatat, partisipasi jamaah dari tiga kecamatan melebihi target, menjadikan Pengajian dan Silaturahmi Akbar PERMATA ini sebagai salah satu kegiatan keagamaan terbesar di wilayah tersebut.

Dengan semangat “Menebar Dakwah, Melangitkan Doa”, PERMATA berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi momentum kebangkitan spiritual bagi seluruh masyarakat Way Kanan.
(Yan)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *