Way Kanan, – Dalam rangka memperkuat cooling system dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman serta kondusif, Kapolres Way Kanan AKBP Ramadhona, S.H., S.I.K. melaksanakan kunjungan silaturahmi kepada Ketua PCNU Kabupaten Way Kanan KH. Nurhuda, S.Pd.I., di Kampung Negeri Batin, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan, Minggu (27/9/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Way Kanan Kompol Martono, Kasat Intelkam AKP Mustolih, serta para pengurus PCNU Kabupaten Way Kanan.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Way Kanan menyampaikan bahwa silaturahmi dengan ulama dan tokoh agama merupakan bagian penting dari upaya membangun komunikasi serta memperkuat sinergitas dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Tokoh agama memiliki peran strategis dalam memberikan kesejukan dan membangun persatuan di tengah masyarakat. Karena itu, komunikasi dan sinergi antara Polri dengan para ulama perlu terus diperkuat,” ujar Kapolres.
Kapolres juga mengajak PCNU Kabupaten Way Kanan bersama-sama menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga kerukunan, menangkal intoleransi dan paham radikalisme, serta mencegah potensi konflik sosial.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, termasuk berita hoaks, ujaran kebencian maupun konten provokatif yang dapat memicu keresahan dan mengganggu keamanan.
“Perbedaan jangan menjadi sumber perpecahan. Mari kita jaga persatuan, kedamaian dan kerukunan. Apabila menemukan informasi yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, jangan langsung menyebarkannya, tetapi lakukan pengecekan dan koordinasikan dengan pihak terkait,” pesan AKBP Ramadhona.
Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Way Kanan KH. Nurhuda menyambut baik kunjungan Kapolres beserta jajaran. PCNU menyatakan komitmennya untuk terus mendukung upaya Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan suasana yang aman, damai serta kondusif di Kabupaten Way Kanan.
Silaturahmi tersebut sekaligus menjadi ruang komunikasi untuk mendeteksi secara dini berbagai persoalan sosial yang berpotensi berkembang menjadi gangguan kamtibmas,”imbuhnya.
Reporter: (Awal)












Comment